Inilah Kronologi Pertemuan Antasari-Rhani di Kamar 803 Versi Pengacara Antasari


Juniver Girsang, salah satu Pengacara Antasai merasa berang dengan dakwaan Jaksa yang mendakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar telah melecehkan Rhani Juliani saat keduanya bertemu di Kamar Hotel Grand Mahakam. Pengacara Antasari menuduh jaksa telah memelintir kejadian pada Mei 2008 tersebut.

antasari
“Bahwa ternyata pertemuan antara Rhani dan terdakwa telah dipelintir dan dibentuk opini seakan-akan telah terjadi perbuatan tidak senonoh yang dilakukan Antasari terhadap Rhani,” kata kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (15/10/2009).

Juniver lantas memaparkan kronologi kejadian di Kamar nomor 803 hotel yang terletak di kawasan Blok M, Jaksel, itu. Awalnya Rhani minta kesediaan Antasari untuk bertemu dan menawarkan keanggotaan di Modern Land Golf, Tangerang. Tak hanya sekali, Rhani berulang kali menelepon Antasari namun gagal.

Kebetulan, pada saat itu Antasari mempunyai janji bertemu dengan seseorang di Gran Mahakam. Maka dia mengusulkan agar Rhani sekalian menemuinya di hotel yang sama. 6 Menit setelah Rhani menelepon, datang telepon dari Nasrudin yang juga mendesak untuk bertemu karena ingin menyampaikan dokumen mengenai perkara korupsi. Antasari pun menyanggupi dan mengundangnya juga ke Gran Mahakam.

Setelah berada di hotel, Antasari mempersilakan Rhani masuk ke kamar 803. Mahasiswi itu kemudian menyerahkan formulir keanggotaan Modern Land Golf dan langsung diisi Antasari. 10 Menit berlalu, tiba-tiba Nasrudin menelepon dan mengatakan sudah berada di lobi hotel. Mengingat akan ada tamu lain, Antasari meminta pengisian formulir Modern Land dilanjutkan lain hari dan meminta agar Rhani pulang.

“Pada saat membukakan pintu kamar, Nasrudin sudah berada di depan pintu kamar 803 dan menyeruak masuk. Nasrudin pura-pura kaget, padahal kenyataannya Nasrudin dan Rhani datang bersamaan naik taksi. Di saat Nasrudin masuk itulah, ia mengatakan ‘Mengapa bapak bertemu dengan istri saya dan apa yang bapak lakukan? Saat ini saya bisa memanggil wartawan untuk menghancurkan karir bapak,'” lanjut Juniver.

Atas sikap emosional Nasrudin itu, kata Juniver, Antasari meminta agar tenang. Dia juga menjelaskan tidak berbuat apa-apa dengan Rhani dan baru tahu kalau Rhani dan Nasrudin telah menjadi suami istri. Antasari juga menyerahkan uang Rp 2 juta setelah mendengar keluhan Nasrudin bahwa ibunya sedang sakit di Singapura.

“Ketika itu disinggung Antasari mengenai informasi penting apa yang ingin
disampaikan Nasrudin sesuai yang dijanjikan sebelumnya di telepon, namun ternyata dia tidak membawa dokumen apa-apa. Hal inilah yang aneh,” cetus Juniver.

Setelah pertemuan tersebut, Nasrudin berpamitan secara baik-baik kepada Antasari. Antasari pun masih sempat mengingatkan kembali mengenai informasi kasus korupsi yang ingin disampaikan Nasrudin.

“Nah, bagaimana mungkin dalam waktu 10 menit dikatakan telah terjadi perbuatan tidak senonoh dan tercela secara moral agama antara Antasari Azhar dan Rhani? Opini itu sangat keji karena tidak benar dan hanya rekayasa fitnah semata yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Juniver.

sumber detik.com

Satu Tanggapan

  1. Apa mungkin seorang Antasari Azhar tega membunuh hanya karena seorang wanita bernama Rhani,?? apa beliau mau dan tega menghancurkan karir dan rumah tangganya hanya untuk seorang yang banyak kita bisa pungut di luar sana,??”tidak logis dan tidak masuk akal”
    menurut saya Antasari Azhar adalah seorang yang BERJASA dalam menjalankan tugasnya karena selama menjabat sebagai ketua KPK dia tidak pandang bulu untuk menangkap pelaku2 korupsi dan orang2 yang senan tiasa mempermainkan hukum yang berlaku. jadi semua tuntutan yang diarahkan kepadanya menurut saya adalah rekayasa belaka karena dipengadilanpun tak ada bukti yang nyata dan banyak hal yang seharusnya di ungkap tapi tidak dikeluarkan oleh pengadilan.
    Semoga Antasari Azhar bisa mendapat keadilan hukum dari negeri yang dicintainya ini. AMIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: