7 Tanda Awal Terkena Serangan Stres…


Stres tak selalu ditandai dengan wajah yang muram, kosong, menangis terus-menerus, cepat marah, atau frustrasi. Benar, gejala tersebut memang dialami oleh beberapa orang yang sedang stres. Namun sebelum mencapai tahap tersebut ada gejala yang menjadi pertanda awal dari serangan stres.

1.  Sulit tidur

Berhati-hatilah jika Anda merasa sulit tidur tanpa alasan yang tepat. Banyak orang yang kesulitan tidur di malam hari karena mereka terus-menerus memikirkan berbagai hal yang mungkin tidak berjalan sempurna, dan terus menyesalinya. Tak jarang juga mereka terbangun di tengah malam, dan sulit untuk kembali tertidur.

2. Nyeri dan sakit

Penelitian membuktikan bahwa satu pikiran stres dapat menyebabkan perubahan pada semua proses yang terjadi dalam tubuh manusia. Rasa sakit dan nyeri yang dialami sebenarnya merupakan reaksi dari tubuh terhadap rasa lelah yang dihadapi. Jika sudah merasakan hal ini, sebaiknya Anda berhati-hati agar tidak stres dan jatuh sakit.

3. Tak bersemangat

Semangat merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan untuk melakukan berbagai aktivitas. Stres tak hanya mempengaruhi proses dalam tubuh manusia, tapi juga pada sistem regenerasi sel tubuh. Sel yang terhambat regenerasinya, akan membutuhkan lebih banyak energi untuk meregenerasi sel baru. Akibatnya, energi untuk beraktivitas fisik pun menjadi lebih sedikit.

4. Tidak fokus

Stres sangat mempengaruhi pikiran Anda, termasuk dalam berfokus pada sesuatu hal. Pernahkah Anda merasa memikirkan banyak hal sekaligus dalam satu waktu? Misalnya, Anda sedang memikirkan sebuah pekerjaan baru, dan 2 menit kemudian Anda sudah memikirkan hal lain lagi sebelum menyelesaikan perkerjaan pertama. Perilaku ini tidak hanya akan membuat Anda stres karena pekerjaan Anda belum selesai, tetapi juga akan memecahkan konsentrasi banyak pekerjaan yang menumpuk. Jika tak diatasi, bisa menyebabkan tingkat stres yang tinggi.

5. Berpikir tidak jernih

Pernahkan Anda kebingungan untuk mengungkapkan suatu hal dalam kata-kata atau menuliskan laporan? Atau sering bingung untuk memulai suatu pekerjaan? Hal ini merupakan suatu pertanda bahwa Anda terserang stres. Kadar adrenalin dan kortisol dalam aliran sistem otak Anda berada pada tingkat yang berlebihan, atau disebut inhibisi kortisol, yang berarti kita tidak bisa mengakses bagian otak yang bertanggung jawab untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, dan berpikir kreatif.

6. Kehilangan selera humor

Ketika Anda berada dalam gejala stres, Anda menjadi terlalu memikirkan segala sesuatunya dengan serius. Ingatlah saat-saat Anda bisa menertawakan semua kesalahan yang Anda lakukan, dan ketika Anda bisa tersenyum dengan spontan karena berbagai hal yang menggembirakan. Ketika sedang stres, sudut pandang kita mulai menyempit dan kita mulai melihat segala sesuatunya dari sisi serius.

7. Berpikir negatif

Bisakah Anda melihat berbagai kebaikan dalam diri orang lain? Jika Anda lebih sering menilai seseorang dari sisi negatifnya, maka berhati-hatilah. Banyak orang tak menyadari bahwa kecenderungan ini sebenarnya merupakan gejala awal stres. Ketika stres, pikiran kita menjadi tidak jernih dan cenderung berpikir tentang segala sesuatu yang buruk tentang orang lain.

Ada baiknya, kenali tanda-tanda ini agar Anda segera menyadari bahwa Anda sedang mengalami stres. Jika sudah terlanjur mengalami stres, tariklah nafas dalam-dalam, dan rehat sejenak dari aktivitas yang Anda lakukan sekarang. Setelah pikiran kembali jernih, kembalilah ke aktivitas Anda sebelumnya.

sumber female.kompas.com

Ternyata Rumput Bisa Menghilangkan Stress


Apakah Anda masih ingat bagaimana segarnya aroma rumput yang baru dipotong? Bayangkan sebuah padang rumput dengan warna hijau yang segar. Sinar matahari pagi yang hangat menerpa ujung rumput yang masih basah terkena embun, lalu rasakan aroma segar alami yang dihasilkan oleh rumput-rumput itu. Hmm… sangat segar dan menenangkan.

Bila Anda merasa bahagia saat mencium aroma rumput segar, hal itu disebabkan karena aroma rumput segar bisa menurunkan kadar stres Anda dan secara otomatis dapat membuat Anda bahagia karenanya. Memang terkesan sederhana dan biasa saja, tetapi hampir semua orang mengalami hal yang sama saat merasakan sensasi mencium aroma rumput segar.

Inilah yang mendorong Dr Menoreh Lavidis, seorang pakar Euroscientist dari University of Queensland untuk melakukan penelitian kaitan antara mencium aroma rumput segar, efeknya yang menenangkan, meredakan ketegangan di kepala akibat stres, dan perasaan bahagia yang ditimbulkan setelahnya.

Tidak main-main, penelitian ini memerlukan waktu hingga tujuh tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aroma rumput segar ternyata dapat bekerja langsung pada otak, yaitu bagian khusus yang bernama amygdala dan hippocampus. Bagian itu berkaitan langsung dengan pengendalian emosi dan memori. Bagian yang sama juga bertanggung jawab atas pelepasan hormon yang dapat menyebabkan stres.

Dengan mencium aroma rumput segar, maka kandungan zat kimia pada aroma tersebut bekerja langsung pada area pemicu stres pada otak dan memperbaiki kerusakan hippocampus. Maka tidak heran jika Anda selalu merasa segar, gembira sekaligus mengingat memori bahagia yang pernah Anda alami. Bukankah hal itu sangat alami dan ampuh mengatasi stres dengan kilat?

Berbahagialah jika Anda tinggal di kawasan yang masih menyisakan lahan berumput, berbaring di sana pada pagi hari akan membangkitkan semangat Anda. Bagaimana jika tidak? Tidak perlu khawatir, saat ini sudah banyak produsen parfum dan aromatherapy yang menyediakan aroma rumput segar. Efek dari parfum dan aromatherapy itu sama baiknya dengan rumput segar yang tumbuh di lapangan.

sumber metrotv (diambil dari yahoonews.com)

(Tips Jitu..!)Menghindari Anak Tak Stres Kala Ujian..


Beberapa anak sekolah mulai menghadapi ujian semesteran menjelang akhir tahun. Tak sedikit anak yang mengalami stres jika menghadapi ulangan, tes atau ujian di sekolah. Agar anak tidak mengalami stres yang berlebihan, peran orang tua bisa membantu mengurangi tingkat stres yang dideritanya.

Ujian adalah salah satu pengalaman yang paling membuat seorang anak stres, tapi mau tidak mau harus tetap dijalani. Apalagi jika orangtua memberikan target tertentu yang di luar batas kemampuan sang anak.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi tekanan pada anak :

Tidak semua stres itu buruk
Hal yang terpenting untuk diingat oleh orangtua adalah stres justru bisa lebih memotivasi anak untuk melakukan hal yang lebih baik lagi. Kecemasan atau ketakutan adalah hal yang normal, tapi hasil dari ujian adalah suatu hal yang sangat penting untuk sang anak. Ketakutan yang berlebihan justru bisa membuat seorang anak tidak bisa berkonsentrasi dengan baik, sebaiknya anak bisa mengontrol ketakutannya bukan ketakutan yang mengontrol diri sang anak. Jadi buatlah anak merasa senang dan termotivasi untuk belajar.

Hindari menggunakan obat-obatan
Anak yang sangat stres bisa saja menggunakan obat anti depresi baik yang legal maupun ilegal, orangtua harus bisa tetap mengontrol anak jangan sampai menggunakan obat-obatan. Bantulah mengajari anak mengenai pelajaran yang tidak dikuasainya, sehingga anak merasa lebih diperhatikan oleh orangtuanya.

Persiapkan segala sesuatunya dengan baik
Bantu anak mempersiapkan segala sesuatu mengenai ujiannya. Duduk bersama anak dan menemaninya belajar merupakan salah satu kegiatan yang bisa mengurangi stres anak dan meningkatkan kepercayaan dirinya saat menghadapi ujian. Hindari sistem belajar dalam semalam saja, karena hal ini tidak akan efektif untuk sang anak.

Kurangi jadwal bermain anak
Sebaiknya orangtua memberikan batasan terhadap kegiatan lain saat anak harus menghadapi ujian seperti waktu bermain, menonton televisi atau kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya. Sehingga anak memiliki waktu lebih banyak untuk belajar.

Berpikirlah positif
Cobalah ajarkan anak untuk berpikir positif dan menjauhi segala pikiran negatif yang membuatnya menjadi lebih stres. Tanamkan dalam pikiran sang anak bahwa dirinya bisa melewati ujian dengan baik, dan jangan pernah memikirkan tentang kegagalan. Karena jika anak selalu berpikir akan gagal dalam ujian, maka kemungkinan besar hal itu akan terjadi.

Jaga kesehatan anak
Ini adalah hal yang terpenting, yaitu menjaga kesehatan anak agar tetap baik. Tidak ada salahnya memberikan anak vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, selain itu beri anak makanan yang bergizi dan menghindari jajan sembarangan agar terhindar dari bakteri yang menyebabkan penyakit. Stres yang berlebihan akan mempengaruhi kerja organ termasuk organ pencernaannya, untuk itu perhatikan asupan makanan anak dan waktu tidurnya.

Dengan mengikuti tips tersebut orangtua bisa membantu anak menghadapi ujian dengan baik dan anak akan merasa lebih tenang jika mendapat dukungan dari orangtuanya. Jangan sampai stres yang berlebihan membuat anak gagal dalam menghadapi ujian.

sumber detikhealt.com